Ikan Berminyak Kurang Menyehatkan?

Food_Seafood_Pieces_of_fish_meat_012002_

Anda pasti sudah mengetahui bahwa ikan berminyak mengandung banyak asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Namun, penelitian terbaru meragukan hal itu dan menyatakan bahwa kontribusi ikan berminyak seperti salmon, sarden, dan tuna terhadap kesehatan mungkin terlalu dilebih-lebihkan selama ini.

Mengapa hasil-hasil studi itu bertentangan?

Ada beberapa kemungkinan penyebabnya.

Pertama, penelitian apa pun mengenai dampak makanan terhadap kesehatan tidak selalu menghasilkan kesimpulan yang seragam. Hal ini karena perilaku manusia dalam populasi yang diteliti tidak dapat dikendalikan sepenuhnya. Akibatnya, banyak faktor lain yang mungkin ikut memengaruhi hubungan sebab-akibat yang menjadi objek penelitian.

Kedua, penelitian mengenai manfaat Omega-3 seringkali menggunakan contoh masyarakat Jepang dan Greendland (Eskimo). Mereka adalah masyarakat yang suka mengkonsumsi ikan dan memiliki kesehatan kardiovaskuler yang bagus. Namun, perlu disadari bahwa mereka biasanya memakan ikan segar secara mentah (tidak dimasak) sehingga kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya tetap utuh. Sayangnya, kita hampir selalu memakan ikan dalam keadaan sudah dimasak (dipepes, dibakar atau digoreng). Omega-3 pada ikan menjadi rusak oleh pemanasan. Waktu yang lama antara penangkapan dan konsumsi ikan juga membuat banyak omega-3 di dalamnya yang menghilang karena oksidasi.

Ketiga, sumber penangkapan ikan juga dapat berpengaruh. Ikan salmon yang dibudidayakan kurang memiliki kandungan omega-3 dibandingkan yang hidup di alam lepas karena mereka mengkonsumsi pelet (makanan ikan), bukan plankton yang kaya omega-3.

Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang hubungan antara ikan dan kesehatan.

Manfaat makan ikan

Meskipun demikian, terlepas dari kontroversi omega-3, mengkonsumsi ikan tetaplah sangat bermanfaat. Ikan adalah sumber protein, mineral, dan lemak tak jenuh yang sangat dibutuhkan tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat terbesar dari ikan:

  • Pilihlah ikan yang segar. Belanja ikan sebaiknya di pagi hari ketika ikan baru didapatkan dari para nelayan. Kemudian, bila tidak segera dimasak, simpanlah ikan dengan baik di dalam kulkas.
  • Jangan memanaskan ikan secara berlebihan. Panggang atau rebuslah ikan di suhu yang lebih rendah. Lebih dianjurkan memasak ikan dalam panci tertutup sehingga paparan panas dapat diminimalkan.

Sumber : majalahkesehatan.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: