Pertanyaan Favorit Seputar Gangguan Kulit


Penasaran mengapa warna gigi Anda kini tak lagi seputih mutiara? Atau ingin tahu penyebab bau tak sedap pada kaki yang mengganggu? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa warna gigi berubah?
Bila Anda penggemar kopi, teh, red wine atau minuman bersoda, tak heran jika warna gigi Anda mulai terganggu noda. Merokok dan beberapa jenis obat-obatan juga bisa mengubah warna gigi. Langkah pertama untuk memiliki warna gigi lebih terang adalah dengan menyikat gigi secara teratur untuk menghilangkan zat-zat kimia yang menempel. Untuk perawatan yang profesional, konsultasikan dengan dokter gigi Anda.

Bagaimana cara menghilangkan kapalan di kaki?
Kapalan biasanya muncul berupa benjolan kulit yang mengeras. Pada sebagian besar orang, menghilangkan sumber tekanan atau gesekan dapat membuat kapalan menghilang. Untuk menipiskan kulit yang menebal, gosok kulit dengan batu gosok. Anda juga bisa mencoba penghilang kapalan yang mengandung asam salisilat.

Mengapa keringat saya berlebih?
Sebagian orang mengeluarkan keringat lebih banyak dari orang lain tanpa sebab yang jelas. Namun, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan keluarnya keringat, misalnya kafein, alkohol, memasuki masa menopause, atau kadar gula darah rendah. Bila produk yang dijual bebas tidak membantu mengatasi keringat berlebih, dokter bisa meresepkan obat. Anda juga bisa mencoba perawatan lain, seperti suntikan botox untuk memblokir saraf pengendali kelenjar keringat.

Mengapa kaki saya berbau tak sedap?
Telapak kaki memang menjadi tempat favorit bakteri penyebab bau tak sedap. Ketika bakteri itu bercampur dengan keringat, maka akan timbul bau tak sedap. Bahkan meski kita sudah rajin mandi dan membersihkan kaki, baunya tetap tak mau hilang. Cara untuk mengurangi baunya adalah dengan selalu memakai kaus kaki berbahan katun yang menyerap keringat. Cuci bersih kaus kaki setelah dipakai dan hindari memakai sepatu yang sama dua hari berturut-turut.

Mengapa bibir sering pecah-pecah?
Kulit bibir yang kering dan pecah-pecah bisa membuat kulit menjadi sensitif dan tak sedap dipandang. Untuk mengatasinya, hindari membasahi bibir dengan lidah terlalu sering karena justru membuat bibir menjadi dehidrasi. Sebagai gantinya, gunakan pelembab bibir dan cukupi kebutuhan air putih. Seminggu sekali, gosok permukaan kulit bibir dengan scrub khusus.

Sumber : health.kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: