10 Sebab Fobia Paling Sering Dialami

10 Sebab Fobia Paling Sering Dialami

Ketakutan adalah hal yang alami. Tapi ada sebagian orang yang luar biasa takut pada suatu hal, inilah yang disebut fobia. Berikut 10 penyebabnya yang paling sering terjadi:

1. Ular

Ini adalah penyebab fobia yang paling sering terjadi. Sehingga para ahli menduga ketakutan akan ular sudah tercetak dalam diri tiap orang.

2. Laba-laba

Jenis ketakutan ini sering disebut Arachnofobia. Perempuan empat kali lebih takut pada laba-laba dibanding pria. Dalam penelian yang diterbitkan jurnal Evolution and Human Behavior, David Rakison dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh, seorang bayi perempuan berusia 11 bulan sudah mampu memperlihatkan raut wajah ketakutan akan gambar laba-laba atau ular, sementara tidak demikian pada bayi laki-laki.

3. Ruang

Mulai dari klaustrofobia, atau ketakutan akan ruang sempit, hingga agorafobia atau ketakutan tak bisa lari dari situasi tertentu melibatkan keterbatasan ruang. Biasanya terjadi di elevator, transportasi publik, kemacetan atau kumpulan orang yang berdesak-desakan.

4.Orang Lain

Fobia sosial ini biasanya muncul berupa perasaan panik disertai keringat dingin, sakit perut, muka pucat yang muncul saat harus muncul di depan publik. Fobia ini biasanya muncul dimasa kanak-kanak hingga dewasa, umumnya saat seseorang berusia sekitar 13 tahun.

5. Ketinggian

Merinding tak tertahankan saat harus berada di ketinggian tertentu, adalah gejala akrofobia atau fobia akan ketinggian. Diperkirakan fobia ini menjangkiti 3 hingga 5 persen dari populasi.

6. Gelap

Ketakutan akan munculnya setan, segala makhluk supernatural dari bawah tempat tidur, lemari dan jendela saat gelap adalah salah satu bentuk fobia yang paling umum terjadi pada anak-anak. Tapi jangan salah, banyak juga orang dewasa yang menderitanya.

7. Kilat dan guntur

Buat sebagian orang mendengar guntur dan melihat kilat di langit bukan semata sebagai gejala alam yang biasa terjadi. Kedua hal ini bisa menimbulkan perasaan tak nyaman, panik, berdebar-debar, bahkan keinginan untuk pindah ke daerah lain.

8.Terbang dengan pesawat

Teknologi penerbangan suah sedemikian majunya. Tapi ini tak akan membuat orang dengan Aviofobia merasa nyaman duduk di kursi penumpang pesawat. Jenis fobia ini terbagi dua, ada yang takut akan kecelakaan pesawat terbang yang biasanya fatal, adapula yang berupa pengembangan dari klautrofobia, atau ketakutan akan berada di kabin yang tertutup, demikian kata Barbara Rothbaum, profesor psikiatri dan direktur di Trauma and Anxiety Recovery Program di Emory University School of Medicine.

9. Anjing

Hewan ini katanya hewan paling baik jadi sahabat manusia. Tapi toh ada orang yang terserang cynofobia atau ketakutan akan gonggongan atau gigitan anjing. Tak peduli yang jenisnya imut-imut macam Chihuahua hingga anjing penjaga yang besar-besar. Umumnya fobia ini terjadi setelah seseorang pernah digigit anjing atau melihat orang lain digigit, demikian kata Brad Schmidt, profesor psikologi di Ohio State University.

10. Dokter gigi

Pengalaman akan suara dan rasa ngilu saat pembersihan plak gigi atau rasa sakit saat gigi dicabut, cukup untuk memebuat orang fobia akan dokter gigi. Orang yang fobia pada dokter gigi biasanya baru akan berkunjung jika mengalami sakit gigi yang sama sekali tak tertahankan.

Sumber : forum.detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: