Sukes Wawancara dengan Busana Tepat


Sangat penting untuk menyesuaikan gaya pakaian dengan posisi yang Anda incar.

Saat datang untuk wawancara demi mendapatkan pekerjaan impian, Anda dinilai bukan hanya dari latar belakang dan pengalaman. Tetapi secara keseluruhan, termasuk penampilan.

Sangat penting untuk menyesuaikan gaya pakaian dengan posisi yang Anda incar. Untuk itu ketahui cara berpakaian sesuai industri dan posisi, menurut para pakar karir, seperti dilansir dari Divine Caroline.

– Teknologi
“Jika Anda mendaftar untuk posisi teknis, Anda tidak perlu mengenakan setelan lengkap,” kata Carole Martin, penulis buku “Boost Your Interview IQ”.

Cukup kenakan kemeja berkerah dan padukan dengan celana khaki atau celana panjang. Jika ingin tampil lebih feminim tidak masalah untuk mengenakan rok, tetapi pastikan tidak terlalu mini. Apabila Anda melamar untuk posisi yang lebih tinggi, berpakaianlah lebih resmi dan rapi.

“Berpakaianlah dengan sangat rapi untuk posisi yang lebih tinggi. Tidak ada pengecualian,” kata David Perry, penulis buku “Career Guide for the High-Tech Professional”.

– Keuangan
Bagi Anda yang ingin melamar untuk posisi dalam divisi keuangan, gunakan pakaian seprofesional mungkin. Jangan sampai pada pakaian Anda terdapat noda atau kancing yang copot.

“Teliti dan detail adalah orang yang dicari dalam mengatur keuangan,” kata Pamela Holland, salah satu penulis buku “Help! Was That a Career Limiting Move?”.

– Sumber Daya Manusia
Orang yang dibutuhkan untuk divisi sumber daya manusia adalah orang yang berwibawa, penuh inisiatif dan profesional. Jadi, pilih pakaian yang menunjukan kewibawaan Anda. Setelan lengkap dengan blazer adalah pilihan yang tepat.

“Menunjukan wibawa sangat penting, karena Anda akan berhadapan dengan berbagai orang untuk menyelesaikan masalah,” kata Carole Martin.

– Penjualan
Setelan lengkap dan rapi harus Anda gunakan jika ingin melamar pekerjaan di divisi penjulan. Itu karena Anda akan berhadapan dengan banyak klien dan pelanggan. Tetapi gaya busana nantinya bisa disesuaikan dengan produk yang akan dijual. Jika produk yang Anda jual diperuntukan bagi anak muda, kemungkinan gaya busana akan lebih kasual.

Tiap industri dan divisi biasanya memiliki kebiasaan sendiri dalam hal berpakaian. Ada baiknya Anda melakukan sedikit riset untuk mengetahui bagaimana gaya berbusana perusahaan yang Anda incar.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: